BANDUNG – National Conference of Football and Science (NCFS) 2025 resmi dibuka di Gedung CRCS, Institut Teknologi Bandung (ITB), pada Senin (25/8). Acara yang berlangsung hingga Rabu (27/8) ini mengangkat tema ambisius, “Memperkuat Fondasi Sepak Bola Indonesia Menuju Piala Dunia”.
Baca Juga : Masa Depan Ukraina di Bawah Bayang-Bayang Keputusan Trump
Konferensi ini menjadi platform penting untuk menyatukan para akademisi, peneliti, praktisi, dan pemangku kepentingan dalam ekosistem sepak bola Tanah Air. Tujuannya adalah untuk membahas dan menghasilkan gagasan-gagasan baru berbasis sains dan teknologi yang dapat memajukan olahraga ini secara fundamental.
Apresiasi dan Harapan dari Pemerintah
Pembukaan NCFS 2025 ditandai dengan sambutan dari Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, melalui rekaman video. Ia menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif tersebut dan menekankan pentingnya kolaborasi antara sains dan olahraga.
“Saya mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia dan semua yang terlibat,” ujar Stella. “Ini adalah ruang yang sangat penting untuk memperkuat ekosistem olahraga di Indonesia.”
Lebih lanjut, Stella berharap NCFS dapat menjadi motor penggerak bagi kemajuan sepak bola nasional. Ia mendorong para peserta untuk tidak hanya menghasilkan gagasan dan riset berkualitas, tetapi juga berani mempublikasikannya secara luas.
“Kami berharap NCFS menghasilkan gagasan dan riset, serta jangan segan-segan untuk mempublikasikannya agar diketahui dunia,” tambahnya.
Kolaborasi Sains dan Sepak Bola
Konferensi ini akan diisi dengan berbagai sesi diskusi, presentasi riset, dan workshop yang berfokus pada aplikasi ilmu pengetahuan dalam dunia sepak bola. Topik yang dibahas mencakup fisiologi atlet, analisis data performa, nutrisi, psikologi olahraga, hingga inovasi teknologi dalam manajemen tim.
Dengan kolaborasi antara dunia akademis dan praktik di lapangan, NCFS 2025 diharapkan bisa melahirkan solusi konkret dan strategi jitu untuk membangun fondasi sepak bola Indonesia yang lebih kuat. Hal ini sejalan dengan cita-cita besar untuk membawa tim nasional Indonesia bersaing di kancah global, termasuk ajang Piala Dunia.
Acara ini menunjukkan komitmen serius dari berbagai pihak untuk tidak hanya mengandalkan bakat, tetapi juga memanfaatkan kekuatan sains dan teknologi sebagai kunci untuk meraih prestasi tertinggi.