Eskalasi militer di kawasan Timur Tengah yang memuncak sejak akhir Februari 2026 telah mengubah status Selat Hormuz dari sekadar jalur pelayaran strategis menjadi titik rawan utama ekonomi global. Ketegangan yang dipicu oleh konfrontasi langsung antara kekuatan regional dan global mendorong penutupan selat sempit yang menyalurkan sekitar 20 persen perdagangan minyak dunia tersebut. Langkah ini bukan …
Hormuz 2026 dan Alarm Ketahanan Energi Indonesia: Analisis Risiko Geopolitik dan Stabilitas Fiskal
