Home / Teknologi / Terobosan dari Timur Tengah: Arab Saudi Luncurkan Chatbot AI Bernuansa Islami

Terobosan dari Timur Tengah: Arab Saudi Luncurkan Chatbot AI Bernuansa Islami

Terobosan dari Timur Tengah: Arab Saudi Luncurkan Chatbot AI Bernuansa Islami

JAKARTA – Dunia kecerdasan buatan (AI) kini semakin beragam dengan kehadiran Humain Chat, sebuah chatbot AI dari Arab Saudi yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan warga Arab dan Muslim. Dikembangkan oleh perusahaan AI terkemuka, Humain, chatbot ini membawa pendekatan berbeda dari para pesaingnya seperti ChatGPT atau Gemini, dengan mengintegrasikan nilai-nilai dan warisan Islam ke dalam teknologinya.

Baca Juga : National Conference of Football and Science (NCFS) 2025: Dorong Sepak Bola Indonesia Menuju Piala Dunia

Allam, Otak di Balik Humain Chat
Humain Chat ditenagai oleh large language model (LLM) bernama Allam. LLM ini dilatih dengan set data dan perlindungan yang secara khusus mencerminkan budaya dan nilai-nilai Timur Tengah, memastikan bahwa respons yang diberikan sesuai dengan norma-norma yang berlaku. Kontrol ini juga memungkinkan pemerintah Arab Saudi untuk membatasi jenis informasi yang tersedia, memberikan lapisan keamanan dan kesesuaian budaya.

“Peluncuran Humain Chat adalah tonggak bersejarah dalam misi kami untuk membangun AI berdaulat dengan teknologi canggih sekaligus memiliki budaya yang autentik,” ujar Tareq Amin, CEO Humain.

Humain Chat akan tersedia di Arab Saudi dan mendukung percakapan dalam dua bahasa, Arab dan Inggris, serta beberapa dialek Arab lainnya seperti Mesir dan Lebanon.

AI “Buatan Dalam Negeri” Arab Saudi
Pengembangan Humain Chat sepenuhnya dilakukan di Arab Saudi, melibatkan talenta digital lokal. Tim yang berjumlah 120 pakar AI ini—di mana setengahnya adalah perempuan—menunjukkan komitmen Arab Saudi untuk mengembangkan ekosistem teknologi yang mandiri.

Proyek ini juga menandai transisi signifikan. Humain mengambil alih pengembangan Allam dari Saudi Data and Artificial Intelligence Authority (SDAIA), badan pemerintah yang sebelumnya bekerja sama dengan International Business Machine Corp (IBM). Humain juga menyerap 95 karyawan SDAIA, memperkuat tim mereka dengan talenta berpengalaman.

Ambisi Besar dan Dukungan Investor Raksasa
Humain, yang didirikan pada Mei 2025 dan dimiliki oleh Public Investment Fund (PIF)—yayasan kekayaan kedaulatan Arab Saudi—sudah menarik perhatian global. Pengumuman perusahaan ini bertepatan dengan kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke forum investasi di Riyadh.

Forum tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh teknologi terkemuka dunia, termasuk Elon Musk, Sam Altman (CEO OpenAI), Andy Jassy (CEO Amazon), dan Jensen Huang (CEO Nvidia). Dalam acara tersebut, Humain berhasil mengamankan investasi semikonduktor dari dua raksasa teknologi, Nvidia dan AMD, untuk proyek pusat data skala besar. Tareq Amin mengungkapkan bahwa Humain berambisi membangun pusat data berkapasitas 1,9 gigawatt pada tahun 2030, menandakan ambisi besar Arab Saudi untuk menjadi kekuatan utama dalam industri AI global.

Tag: